Terpercik lembarku dalam sebuah rasa...
begitu indah tercampur pilu...
Terbelenggu ombak selaksa karang dimedan badai..
Yang Kuselami dalam rona liku kalbu...
kucoba bertepi menuju elok nyiur..
Namun Desiran bayu tak mengikuti kata hati..
Terlalu payah untuk lagi menyusuri..
Sampai karang terhempas dalam pecahnya biru..
Cercah Harapan berubah kehancuran...mimpi menjadi duri hati..keputusan beralih kegalauan..lalu kerinduanpun terevolusi kebencian...
Andai Tegap kerang sudah terhempas percik air...
bersujudlah kepada sang penyirna badai..
2 mei 2010 4:31
by, my best friend,Bachri Maulana Iskandar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar